Menulis adalah caraku mengabadikan pengalaman agar tak lupa dari ingatan. Ini adalah rumah mayanya D dimana D nyaman memperlihatkan isinya. Blog ini berisikan tentang kehidupan D. Mix and fun. Macam-macam. Pemikiran saya. Kejadian sehari-hari. Review film, buku, tempat. A box of chocolate.

Thursday 11 April 2013

[Review] Sen Ju Ramen


Pertama kali makan di Sen Ju Ramen di Penvil ini waktu bulan puasa 2012 kemarin. Bareng tika,riri sama arum. 

Waktu itu kita milih yang lokasinya bisa saya jangkau. 

Waktu itu saya dan tika lagi sama-sama kalap karena lagi bad mood. Jadi kita pesannya Gyoza Ramen. Dan mulut tika langsung menganga sangat lebar waktu pesanan kita datang. Mangkoknya lebar sekali cyiin. Porsinya banyak.  

Tapi memang dasar kita kalap, ya habis-habis juga sih. Lagipula kita makan sambil 'rampokan' file masing-masing. Jadi ya gak kerasa itu ramen bisa habis. 

Kedua kalinya makan disana waktu janjian karaoke sama grup tante-tante :D. Karena saya terlambat, gak sempat pesan dan hanya icip-icip semua makanan yang ada di meja. Hmm, enak semuanya kok. 

Kemarin, makan lagi disini. Dan gak ada bosan-bosannya pesan gyoza ramen. Habis komplit sih. Ramennya sendiri isi fillet daging plus telur rebusnya. Tekstur ramennya sendiri cukup biasa, pas empuknya. Gyoza-nya disajikan terpisah. Nah, gyozanya ini yang menurut saya cukup juara. Karena yang namanya gyoza itu memang benar seperti ini :  kering di luar, lembut dan melty di dalam. Hmmm.. nyamm. Bukan cuma gyoza-gyozaan yang sekedar bentuk doang. 

Oiya seperti layaknya ramen, kalau memang berasa kurang pedas bisa ditambahkan cabe bubuk yang pastinya disediakan. 

(teman saya yang pernah saya ajak makan ramen di daerah depok bilang, ramen itu kurang bumbu yak? hahaha. Lidah dia belum terbiasa dengan rasa masakan jepang yang 'light'. Speak about that, jadi ingat salah satu scene di Detective Conan manga. Diceritakan kalau Kogoro dan Ran main ke Osaka tempatnya Heiji. Lalu Haiji mentraktir semuanya makan ramen di resto terkenal. Dan reaksi Ran & Kogoro : "wahhhhh, ramennya enak sekali" "kuahnya seperti tidak ada rasanya, tapi mie nya enak sekali" "rasanya bukan pada saat dikunyah, tapi pas ditelan"

Nahhh nahhh nahhh..itu tepat sekali menggambarkan ramen. Maka dari itu pertama kali makan ramen beberapa tahun lalu pun saya memang tidak mengharapkan rasa yang spekta di awal. Buktinya doyan sampai sekarang hehe) 

Oke, kembali ke Sen Ju ramen. Kemarin waktu makan siang, teman saya gak mau makan ramen akhirnya dia pesan Omurice ( jadi inget Rooftop Prince, ihiks) Dan enak juga! Nasi gorengnya ennnyyakkkk. Sen Ju ramen ini sepertinya bisa menampung kurang lebih 30an orang. Tapi setiap saya kesini ya tidak pernah penuh yang crowded sih, jadi enak, makannya pun nyaman. Menyediakan bangku meja  biasa dan juga beberapa set model tatami jepang jadi kita bisa merasakan benar-benar makan ala jepang. 

Harga yang dibandrol pun 30rb-50rb. Cukup wajar untuk berkuliner. 
Tapi kalau makan siang terus disini ya jangan juga, ntar kantong jebol :p 

3 of 5 star lah.

xoxo

No comments:

Post a Comment

Pages